3 Pesepak Bola yang Meninggal Melainkan Insiden di Lapangan Hijau

Dalam artikel seputar berita sepak bola Indonesia online dalam dunia dari kami kali ini di informasikan kepada pembaca setia kami semua bahwa setidaknya, ada tiga pemain yang pernah berkarier di Liga Indonesia harus menghembuskan napas terakhirnya dikala berlaga. Mulai dari Eri Irianto pada tahun 2000 sampai Akli Fairuz pada 2014 silam. Berikut ini 3 pesepak bola Indonesia yang meninggal sesudah terlibat insiden di lapangan hijau :

1. Eri Irianto
Gelandang Persebayao meninggal dunia dikala membela timnya menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November, 3 April 2000 silam. Ihwal kematian pemain kelahiran 12 Januari 1974 itu sama seperti yang dialami oleh Choirul Huda, Eri Irianto bertabrakan dengan pemain PSIM, Samson Noujine Kinga. Dia sempat tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit. Melainkan pada malam harinya, Eri Irianto menghembuskan napas terakhir sebab serangan jantung di Rumah Sakit Dokter Soetomo. Serta kami ingatkan pula untuk jangan sampai lupa juga untuk semua sobat football online indonesia agar kalian mengikuti wacana kami lainnya, tentunya seputar sepak bola online Indonesia.

Kepergian Eri Irianto meninggalkan duka mendalam untuk Persebaya dan penggemaranya. Sebagai wujud penghormatan, pihak manajemen malah memensiunkan nomor punggung 19 milik mendiang. Malah namanya juga diaplikasikan sebagai mes tim Persebaya. Sebelum membela Persebaya, mendiang sempat merumput di Malaysia, bergabung dengan Kuala Lumpur FA. Dia mengawali kariernya bersama Petrokimia Putra.

2. Jumadi Abdi
Pemain BKT Bontang itu meninggal dunia sesudah mendapatkan benturan keras di bagian perut kala membela timnya melawan Persela Lamongan pada 7 Maret 2009 silam. Pemain kelahiran 14 Maret 1983 itu mendapatkan benturan keras dari pemain Persela, Denny Tarkas. Almarhum sempat terpakar dan tidak sadarkan diri di atas lapangan. Seperti Jumadi Abdi telah mendapatkan perawatan selama beberapa hari di Rumah Sakit. Sayangnya pemain Timnas SEA Games 2005 itu malah alhasil meninggal dunia sebab robekan di bagian usus halusnya. Jumadi Abdi menghembuskan napas terakhirnya pada 15 Maret 2009.

3. Akli Fairuz
Penyerang Persiraja Banda Aceh itu menghembuskan napas terakhirnya dikala timnya menghadapi PSAP Sigli dalam perlombaan Divisi Utama Liga Indonesia di Banda Aceh pada 10 Mei 2014 silam. Pemain kelahiran 29 Desember 1987 itu mengalami benturan dengan penjaga gawang PSAP Sigli, Agus Rohman. Melainkan benturan, Akli Fairuz seketika dilarikan ke rumah sakit oleh tim medis sempat menjalani operasi pada 12 Mei 2014, tetapi nyawanya tidak bisa tertolong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *