Menang di Zona Sampdoria, Lazio Bertahan di Pertandingan Europa

Pada kesempatan kali ini kami informasikan dalam artikel seputar wacana berita bola Indonesia online kepada kalian semua pembaca terpercaya kami, bahwa Lazio mempertahankan posisinya di peringkat ke-5 klasemen Serie A setelah menang tandang dari Sampdoria. Sekarang minggu ke-14 antara kedua kesebelasan di stadion Luigi Ferraris pada Senin (4/12) WIB berakhir dengan skor 1-2. Kemenangan Lazio atas Sampdoria ini, menggenapkan 10 kemenangan tim tersebut. Meski skuat asuhan pelatih Simone Inzaghi itu konsisten berada di area Liga Europa 2019 dengan skor 32 angka.

Meski Sampdoria juga bertahan di peringkat ke-6 dengan 26 angka. Ketika kedua kesebelasan masih menyisakan satu pertandingan sebelum menggenapkan minggu ke-15 yang sudah bergulir di Liga Italia. Ketika kedua kesebelasan berlomba, sebenarnya Sampdoria unggul terpenting dulu. Hasilnya mengakhi babak pertama dengan skor 0-0, pada babak kedua para pemain asuhan pelatih Marco Giampaolo tampil menekan. Serta tidak lupa pula jua untuk kami mengingatkan teman kami semua, sobat football online indonesia dapat mengikuti informasi seputar sepak bola online Indonesia terkini kami setiap harinya, seperti Wenger Meski De Gea Bintang Tetapi MU Ketika Taklukkan Arsenal.

Poin berbuah gol pada menit ke-56 babak kedua. Gol milik Duvan Zapata menjadi gol pertama dalam pertandingan itu. Tapi menjadi 1-0. Tapi, Lazio sukses membalas. Pada menit ke-79, Sergej Milinkovic sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tapi tersebut bertahan hingga menit ke-90. Wasit pertandingan memberikan tambahan waktu empat menit bagi kedua kesebelasan melanjutkan persaingan. Masa tambahan waktu ini menjadi kesempatan bagi para penggawa Lazio supaya pulang dengan hasil memuaskan. Filipe Calcedo yang menjadi penentu kemenangan Lazio dari pertandingan kali ini.

Ketika sukses melepaskan sepakan ke gawang Sampdoria dan membikin skor menjadi 1-2. Gol tersebut malah menutup pertandingan. Ketika ini, posisi utama FIGC memang sedang senggang sedang berakhir Tavecchio mundur sebagian waktu lalu. Tavecchio harus mundur setelah menerima tekanan demikian itu kuat karena gagal membawa La Nazionale lolos ke Piala Dunia 2018. Eks hanya itu, peraih Ballon d’Or 2006 malah buka suara terkait siapa yang paling cocok menangani timnas Italia yakni Carlo Ancelotti. Buah pelatih Real Madrid dan Bayern Muenchen tersebut yakni figur ideal bagi Gli Azzurri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *