Sead Kolasinac, Andalan Malah Wenger di Lini Belakang Arsenal

Dalam wacana sepak bola online kami hari ini dari berita bola Indonesia di kabarkan bahwa cederanya bek sekalian kapten Arsenal Per Mertesacker pada menit ke-32 lomba Community Shield melawan Chelsea, Ahad (6/8) malam WIB jadi memberi manfaat tersendiri bagi Sead Kolasinac. Bek anyar yang Arsenal datangkan Juli lalu itu mendapat alokasi tampil pada lomba legal untuk pertama kalinya bersama Meriam London. Kans hal yang demikian tidak disia-siakan oleh bek 24 tahun ini. Sepanjang lomba, Kolasinac sukses jadi benteng tangguh bagi Arsenal. Memang, tembok yang dia bangun dengan tandemnya, Rob Holding sempat dirusak oleh striker lawan Victor Moses.

Penyerang Chelsea asal Nigeria itu dapat menjebol gawang Arsenal satu menit setelah babak kedua dimulai. Tapi, Kolasinac mampu timbul sebagai pahlawan ketika aksinya berbuah gol sembilan menit jelang lomba bubar. Arsenal bahkan selamat dari kekalahan dan memaksa lomba patut dituntaskan dengan adu pinalti. Pada fase ini, the Gunners sukses keluar sebagai pemenang setelah unggul 4-1. Beraneka lomba, kebanggaan mengalir khusus untuk Kolasinac. Pemain asal Bosnia & Herzegovina ini mendapat nilai delapan di daftar rating yang diinformasikan oleh media olahraga terkemuka dunia, ESPN. Dan ikuti juga wacana seputar informasi tentang sepak bola online kami lainnya.

Hanya pelatih Arsenal Arsene Wenger, Kolasinac jadi kartu As bagi timnya dalam lomba kontra Chelsea. “Kolasinac menggambarkan dia opsi tepat, aku berbahagia sebab visinya dalam mengamati lomba benar-benar baik,” kata Wenger dikutip dari ESPN, Senin (7/8). Kolasinac memang bukan pemain sembarangan. Walaupun diboyong cuma-cuma dari Schalke, tarif bebas transfernya tidak segera menggambarkan kualitasnya. Kolasinac lahir di Jerman, melainkan memiliki darah Bosnia & Herzegovina. Dia sempat memperkuat sejumlah tingkatan timnas junior Jerman, melainkan memilih Bosnia & Herzegovina sebagai timnas seniornya.

Ialah tagun 2013, dia telah tampil 18 kali bersama timnas. Dia dari sentra statistik Whoscored, Kolasinac tidak pernah sekalipun mendapat kartu merah sepanjang kariernya. Sebagai pemain bertahan, tentu catatan ini istimewa sebab Kolasinac dapat menghindari kontak jasmaniah secara kotor. Uniknya, meskipun pada lomba kontra Chelsea diplot sebagai bek tengah, Kolasinac aslinya berposisi bek kiri. Tapi, dia juga dapat bermain di posisi gelandang bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *